Tue. Dec 10th, 2019

Controller Solar Cell EPSolar 20A 12/24V

2 min read
solar charge controller, LS2024R, controller solar cell, controller panel surya, controller 20a

Controller Solar Cell EPSolar 20A 12/24V – Merupakan controller panel surya yang di desain khusus untuk sistem offgrid, dengan dilengkapi sistem timer digital dan dapat beroperasi secara otomatis. Fungsi utama Controller adalah melindungi dan melakukan otomatisasi pada pengisian baterai. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem dan menjaga agar masa pakai baterai dapat dimaksimalkan.

Controller Solar Cell EPSolar 20A 12/24V ini sangat cocok digunakan untuk SHS (Solar Home System), PJU Tenaga Surya, Lampu Taman Tenaga Surya, CCTV Tenaga Surya dan Sistem Panel Surya / solar cell yang menggunakan sistem Off Grid.

Rated Current : 20A
System Voltage : 12/24V Auto Work
Load Work Mode : ON/OFF, Timer, Auto

DOWNLOAD BROSUR Solar Charge Controller EP Solar LS**24R

 

Anda mencari Harga Controller Solar Cell Type lain ?

Berikut rekomendasi kami :

Solar Charge Controller 10A 12/24V

===============================================

Untuk permintaan penawaran silahkan kirim email ke :
panelsuryajakarta@gmail.com

Info Pemesanan & Konsultasi :

0857 158 158 22
0812 837 837 22

BBM  : DB0AE317

 

Jual Panel Surya 200 WP 24V SSERIES Polycrystalline

 

Solar Charger Controller pada sistem panel surya (atau sering kali disebut SCC atau Battery Control Unit (BCU) atau Battery Control Regulator (BCR) ) adalah bagian yang cukup penting. Solar Charger Controller yang banyak digunakan sekarang ini, memiliki dua tipe utama, yaitu tipe pulse width modulation (PWM) dan tipe maximum power point tracking (MPPT).

Perbandingan SCC Tipe PWM dengan MPPT

Teknologi yang digunakan untuk Solar Charger Controller tipe PWM dan MPPT, berbeda. Oleh karena itu, masing-masing komponen memiliki keunggulan masing-masing. Penggunaan di lapangan pun, mengacu kepada kondisi dan kebutuhan yang ada untuk menentukan Solar Charger Controller tipe mana yang digunakan.

Kualitas pengisian daya baterai

Jika dilihat dari faktor ini, MPPT memiliki keunggulan lebih baik dibandingkan dengan PWM. Solar Charger Controller MPPT mampu memaksimalkan faktor pengisian kapasitas secara lebih besar. Hal ini tidak terlepas dari kemampuan MPPT untuk mendeteksi daya yang diproduksi solar panel, walaupun kecil, sehingga dapat mengisi kapasitas baterai.

Berbeda dengan Solar Charger Controller PWM, dimana tegangan kerja PWM hanya mampu menyesuaikan dengan tegangan kerja baterai. Sehingga jika tegangan yang dihasilkan solar panel dibawah tegangan kerja baterai, secara otomatis sistem solar panel tidak melakukan pengisian ke baterai.

Sistem Array vs Rasio Beban

Untuk sistem yang memiliki output array, atau susunan seri pararel solar panel yang dapat menghasilkan daya, lebih tinggi dibanding rasio beban, PWM dapat digunakan. Namun jika output array mendekati atau hampir sama dengan rasio beban, maka MPPT lebih disarankan untuk digunakan.

Hal ini disebabkan, jika tegangan yang muncul jatuh dibawah tegangan baterai, MPPT dapat menstabilkan sistem solar panel sehingga masih mampu digunakan. Solar Charger Controller PWM tidak mampu beradaptasi dengan baik pada kondisi ini.

Besar Kapasitas Sistem Solar Panel

Sistem PLTS dengan kapasitas kecil, lebih cocok menggunakan PWM, karena:

  1. Controller PWM bekerja dalam tegangan yang konstan, terlepas dari berapapun kapasitas array.
  2. Controller MPPT kurang efisien bekerja dalam aplikasi yang berdaya rendah.
  3. Harga Controller PWM lebih ekonomis dibanding harga controller MPPT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.